![]() |
| Panel AMF modul dse 4520 |
Kesetabilan daya listrik merupakan hal yang sangat
penting, terutama untuk perkantoran, pabrik, rumah sakit, hotel, dan pusat
data. Salah satu komponen utama untuk memastikan listrik tetap menyala saat
terjadi pemadaman PLN adalah Panel AMF (Automatic Main Failure).
Panel AMF
berperan sebagai sistem otomatis yang mendeteksi kegagalan listrik utama dan
menghidupkan genset secara otomatis tanpa perlu intervensi manusia.
Baca Juga : Daftar harga terbaru panel ATS AMF
Apa Itu
Panel AMF?
Panel AMF
(Automatic Main Failure) adalah panel kontrol genset yang berfungsi mendeteksi gangguan atau
padamnya listrik PLN, kemudian secara otomatis memberikan perintah kepada
genset untuk start (menyala).
Panel ini bekerja sebagai “otak” dari sistem genset otomatis. Ketika tegangan PLN turun atau mati total, panel AMF akan segera merespons dan mengaktifkan genset agar suplai listrik tetap tersedia.
Fungsi Utama
Panel AMF
Panel AMF
memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
- Mendeteksi
kegagalan listrik PLN
Panel akan memantau tegangan, frekuensi, dan kestabilan listrik utama. - Menyalakan genset
secara otomatis
Saat listrik PLN mati, genset akan start tanpa perlu operator. - Mematikan genset
saat listrik PLN normal kembali
Setelah PLN stabil, genset akan berhenti secara otomatis. - Melindungi genset
dari kerusakan
Panel AMF dilengkapi proteksi seperti over under voltage, dan fault alarm.
Cara Kerja
Panel AMF
Secara umum,
cara kerja panel AMF adalah sebagai berikut:
- Panel memantau
kondisi listrik PLN secara terus-menerus.
- Ketika PLN padam
atau tegangannya tidak normal, panel mendeteksi main failure.
- Panel mengirim
sinyal ke genset untuk melakukan proses starting.
- Setelah genset
stabil, beban listrik dipindahkan (biasanya melalui panel ATS).
- Saat listrik PLN
kembali normal, panel memerintahkan genset untuk berhenti setelah waktu
pendinginan.
Catatan: Panel AMF biasanya bekerja bersama Panel ATS, meskipun keduanya memiliki fungsi berbeda.
Perbedaan
Panel AMF dan Panel ATS
Banyak orang
masih bingung antara panel AMF dan ATS. Berikut perbedaannya:
|
Panel AMF |
Panel ATS |
|
|
|
|
|
|
|
|
Dalam sistem otomatis, keduanya sering digabung menjadi Panel ATS AMF.
Komponen
Utama Panel AMF
Beberapa
komponen penting dalam panel AMF antara lain:
- Controller genset (Deep Sea,
Smartgen, ComAp, dll)
- MCB / MCCB
- Relay dan contactor
- Power supply
- Alarm dan indikator
lampu
- Terminal kontrol
genset
Kualitas komponen sangat mempengaruhi keandalan sistem panel AMF.
Keunggulan
Menggunakan Panel AMF
Menggunakan
panel AMF memberikan banyak keuntungan, di antaranya:
- Respon cepat saat listrik padam
- Mengurangi ketergantungan operator
- Menghemat waktu dan tenaga
- Lebih aman untuk peralatan listrik
- Cocok untuk operasional 24 jam
Panel AMF sangat ideal untuk lokasi yang membutuhkan listrik tanpa jeda.
Aplikasi
Panel AMF
Panel AMF
banyak digunakan pada berbagai sektor, seperti:
- Rumah sakit
- Gedung perkantoran
- Pabrik dan industri
- Hotel dan apartemen
- Data center
- Perumahan dan ruko
- Proyek konstruksi
Tips Memilih
Panel AMF yang Tepat
Sebelum memilih panel AMF, perhatikan beberapa hal berikut:
- Kapasitas genset (kVA)
- Jenis genset (manual / electric start)
- Merek controller yang digunakan
- Kualitas wiring dan panel box
- Ketersediaan layanan service dan spare part
Panel AMF yang tepat akan meningkatkan umur genset dan keandalan sistem listrik.
Kesimpulan
Panel AMF
(Automatic Main Failure) merupakan solusi penting untuk memastikan genset dapat bekerja otomatis
saat listrik PLN padam. Dengan sistem yang tepat, panel AMF membantu menjaga
kontinuitas listrik, meningkatkan keamanan, serta mendukung operasional tanpa
gangguan.
Bagi Anda
yang menggunakan genset untuk kebutuhan bisnis maupun industri, penggunaan
panel AMF bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
📞 Hubungi Kami Sekarang
Untuk
pemesanan atau konsultasi gratis:
📱 Hubungi via WhatsApp: 0813-1826-1117
📍 Lokasi: Tangerang dan Jakarta
🕐 Jam Operasional: 08.00 – 20.00 WIB











0 comments:
Posting Komentar